ICC Selidiki Hongaria karena Tolak Tangkap PM Israel Netanyahu

Anton Suhartono
Viktor Orban (kiri) menerima kunjungan Benjamin Netanyahu di Budapest pada 3 April 2025 (Foto: AP)

"Kami menandatangani perjanjian internasional, tapi kami tidak pernah melakukan semua langkah yang seharusnya diberlakukan di Hongaria," kata Orban, merujuk bahwa parlemen Hongaria belum mentapkannya sebagai hukum.

Hakim ICC sebelumnya sudah menolak argumen Orban tersebut.

Organisasi internasional lain juga mengkritik penolakan Hongaria terhadap surat perintah terhadap Netanyahu.

Beberapa hari sebelum kedatangan Netanyahu, badan pengawas ICC mengirim surat kepada pemerintah Hongaria. Isinya memperingatkan pemerintah mengenai kewajiban negara itu untuk mematuhi permintaan penangkapan.

Butuh waktu paling cepat setahun bagi Hongaria untuk keluar dari ICC. Hongaria menjadi satu-satunya negara Uni Eropa yang keluar dari ICC.

Dari total 125 negara yang meneken Statuta Roma hanya Filipina dan Burundi yang menarik diri dari keanggotaan.

Ini merupakan kali ketiga dalam setahun terakhir ICC menyelidiki negara anggotanya karena tidak menangkap orang buruan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sempat Diculik Israel, 9 WNI Misi Kemanusiaan Gaza Tiba di Tanah Air dengan Selamat

57 tahun lalu

Kesaksian WNI Relawan Misi Gaza saat Diculik Israel: Penyiksaan IDF Keji dan Brutal!

57 tahun lalu

Keluarga Sambut Kepulangan 9 WNI yang Sempat Diculik Israel: Selamat Datang Pahlawanku!

57 tahun lalu

Breaking News: 9 WNI Relawan GSF yang Diculik Israel Tiba di Tanah Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal