Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan

Anton Suhartono
Bangladesh memangkas jam kerja kantor dan pertokoan serta melarang penggunaan lampu hias di pesta pernikahan demi menghemat energi (Foto: AP)

Sekitar 60 persen listrik Bangladesh dihasilkan dari gas impor, sementara solar digunakan untuk pertanian di wilayah tersebut.

Selain itu pemerintah juga melarang penerangan dekoratif, yang awalnya hanya mencakup mal, kini diperluas hingga pesta pernikahan. Pesta pernikahan di Bangladesh biasanya digelar di tempat-tempat dengan dekorasi meriah, seringkali menggunakan area yang luas untuk menampung ratusan tamu sekaligus.

Selain itu pemerintah juga meminta instansi untuk menahan pembelian kendaraan dan komputer serta membatasi pengeluaran entertaiment seperti jamuan makan dalam acara-acara kerja.

Pengiriman pejabat pemerintah ke luar negeri untuk pelatihan juga ditangguhkan, sementara pelatihan di dalam negeri dipangkas hingga 50 persen.

Para pejabat memperkirakan langkah-langkah ini akan mengurangi setidaknya 30 persen dari total konsumsi bahan bakar.

Selain langkah-langkah terbaru, pemerintah juga menetapkan batasan pembelian bahan bakar, menghentikan produksi di sebagian besar pabrik pupuk, dan mengerahkan polisi untuk berpatroli di SPBU yang diserbu warga.

Pemerintah Bangladesh mengupayakan pinjaman sekitar 2 miliar dolar dari donor multilateral untuk mengatasi masalah energi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal