Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan
DHAKA, iNews.id - Bangladesh memangkas jam kerja kantor dan pertokoan serta melarang penggunaan lampu hias di pesta pernikahan demi menghemat energi terkait perang Timur Tengah.
Aturan yang mulai berlaku Sabtu (3/4/2026) ini juga bertujuan menghemat cadangan energi akibat kenaikan harga global.
Seluruh kantor pemerintah dan swasta, termasuk bank, harus tutup satu jam lebih awal setiap hari mulai Sabtu (3/4/2026) sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
“Saluran pasokan bahan bakar tidak aman. Baik kantor pemerintah maupun swasta akan beroperasi dari pukul 09.00 hingga 16.00, sementara bank tetap buka dari pukul 09.00 pagi hingga 15.00,” kata sekretaris senior pemerintah, Nasimul Gani, seperti dikutip dari AFP.
Purbaya Sebut WFH Sehari dalam Sepekan Bisa Hemat BBM 20%
Bangladesh mengandalkan 95 persen kebutuhan minyak dan gas dari impor, sebagian besar dari Timur Tengah. Meski persediaan bensin dan solar mencukupi, pemerintah berharap dapat mengurangi dampak dari jalur pasokan yang tidak aman yakni melalui Selat Hormuz.
Sekitar 60 persen listrik Bangladesh dihasilkan dari gas impor, sementara solar digunakan untuk pertanian di wilayah tersebut.
Thailand Krisis Energi, Warga Diimbau Tak Gunakan Baju Tangan Panjang hingga Batasi Penggunaan AC