"Insiden yang membuat terminal Bandara Christchurch dievakuasi telah berakhir. Lantai 1 terminal dievakuasi setelah pukul 08.00 ditemukan barang mencurigakan di titik pemeriksaan. Polisi bertanggung jawab atas penyelidikan dan menyatakan tidak ada ancaman," kata seorang juru bicara bandara, dikutip dari Mirror.
Dia menambahkan penerbangan yang sebelumnya ditunda sudah beroperasi. Ratusan penumpang terdampak penundaan ini. Para pengunjung juga sudah memasuki bandara untuk beraktivitas.
Sementara itu polisi memintai keterangan dua orang sehubungan insiden tersebut.
"Benda itu berada di dalam tas di pos pemeriksaan. Terminal domestik dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Polisi sedang melakukan penyelidikan dan memintai keterangan dua orang," bunyi pernyataan Kepolisian Selandia Baru, seraya menambahkan tim penjinak bom Explosive Ordnance Disposal (EOD) dikerahkan sebagai tindakan pencegahan.