Hamas Sebut Israel Hanya Berkhayal Bisa Paksa Warga Gaza Menyerah dengan Kekerasan

Anton Suhartono
Ismail Haniya menegaskan Hamas tak akan tunduk pada apa pun keinginan Israel, apalagi menyerah (Foto: Reuters)

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengungkap, 55 jenazah korban serangan di Nuseirat dan daerah lain di Gaza Tengah dibawa ke Rumah Sakit Al Aqsa. 

Selain itu puluhan korban luka juga dibawa ke rumah sakit yang sama. Rumah Sakit Al Aqsa satu-satunya yang masih berfungsi di Gaza dan saat ini beroperasi hanya mengandalkan satu generator listrik. Generator itu mungkin tidak bisa digunakan lagi untuk memenuhi kebutuhan puluhan orang yang terluka.

Serangan Israel ke kamp Nuseirat dan lokasi lain di Gaza Tengah hari ini saja menewakan setidaknya 93 warga dan melukai puluhan lainnya. Total korban tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga 8 Juni 2024 sudah menembus 36.800 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
7 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
10 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
13 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal