Hamas Sebut Israel Hanya Berkhayal Bisa Paksa Warga Gaza Menyerah dengan Kekerasan

Anton Suhartono
Ismail Haniya menegaskan Hamas tak akan tunduk pada apa pun keinginan Israel, apalagi menyerah (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id - Hamas menegaskan tak akan tunduk pada apa pun keinginan Israel, termasuk soal kesepakatan gencatan senjata. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu menegaskan tak akan meletakkan senjata.

Pemimpin Hamas Ismail Haniya mengatakan Israel tidak bisa memaksakan kehendak kepada kelompoknya. Dia menegaskan Hamas tidak akan menerima kesepakatan apa pun yang tidak memberi keamanan terhadap warga Palestina.

Komentarnya itu disampaikan menanggapi operasi militer Hamas di Gaza Tengah, termasuk kamp pengungsi Nuseirat, Sabtu (8/6/2024). Dalam operasi kali ini Israel membebaskan empat sandera dalam kondisi hidup di dua tempat terpisah.

“Rakyat kami tidak akan menyerah dan perlawanan akan terus membela hak-hak kami dalam menghadapi musuh kriminal ini,” kata Haniya, dikutip dari Reuters.

Dia menegaskan Israel hanya berkhayal jika merasa mampu memaksakan kehendak, termasuk menggunakan kekerasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
15 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
18 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
19 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal