Hamas Hujani Pangkalan Militer Israel di Perbatasan dengan Roket, 3 Tentara Tewas

Anton Suhartono
Ilustrasi pejuang Hamas meluncurkan serangan roket ke pintu perbatasan Gaza-Israel Karem Shalom (Foto: EyePress via Reuters)

Israel pun menuduh Hamas menggunakan warga sipil sebagai tameng hidup dalam serangan itu. 

Hamas kemudian membantah tuduhan menggunakan warga sipil sebagai tameng hidup. Tuduhan Israel bahwa roket-roket ditembakkan dari permukiman padat penduduk hanya dalih militer Zionis sehingga mereka bisa mengincar perempuan dan anak-anak. Ini yang menjadi alasan komunitas internasional bahwa Israel melakukan praktik genosida.

Serangan terbaru Hamas ke wilayah Israel cukup mengejutkan karena kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu masih memiliki kemampuan militer yang kuat di tengah operasi militer Israel yang masif. 

Selain itu serangan ini juga terjadi di tengah meredupnya harapan akan hasil positif dari perundingan gencatan senjata yang sedang berlangsung di Kairo, Mesir.

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 hingga 5 Mei 2024 telah menewaskan lebih dari 34.600 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Selain itu lebih dari 77.000 orang terluka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik

Nasional
8 jam lalu

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Segera Pulang ke RI

Nasional
9 jam lalu

WNI Dilaporkan Disiksa Aparat Israel, Kemlu Koordinasi dengan Global Sumut Flotilla

Nasional
10 jam lalu

Relawan Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Dianiaya Israel, Dipukul hingga Dilecehkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal