Gunakan Bom Klaster Serang Kamboja, Thailand Bantah Langgar Hukum Internasional

Anton Suhartono
Thailand menolak disalahkan karena mengguakan bom klaster atau munisi tandan dalam serangan ke Kamboja sejak Kamis (24/7) (Foto: RTA)

Winthai juga menekankan bahwa submunisi dari bom klaster meledak seluruhnya, sehingga tidak meninggalkan sisa ranjau yang membahayakan warga sipil di masa depan.

Legal tapi Penuh Risiko

Penggunaan bom klaster oleh Thailand memang secara hukum tidak melanggar konvensi internasional, karena tidak terikat pada perjanjian CCM. Namun secara moral dan diplomatik, langkah ini berisiko tinggi. 

Selain memperburuk hubungan bilateral dengan Kamboja, penggunaan bom jenis ini bisa memicu kecaman global dan memperkuat narasi bahwa Thailand menggunakan cara-cara ekstrem dalam mempertahankan kedaulatannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Tak Main-Main! Thailand Ancam Penjarakan Pelaku Prank April Mop

Seleb
5 hari lalu

Heboh Boiyen dan Rully Anggi Akbar Terciduk Lagi di Thailand, Liburan Bareng?

Nasional
6 hari lalu

Kemlu Ungkap 6.308 WNI Terjerat Sindikat Penipuan Online di Kamboja

Destinasi
6 hari lalu

Ada Festival Songkran 2026 di Jakarta, Catat Tanggalnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal