"Inisiatif maritim ini meningkatkan sinergi dan koordinasi antara Angkatan Laut India dan negara-negara sahabat, berdasarkan kepentingan maritim bersama serta komitmen terhadap kebebasan navigasi laut," demikian isi pernyataan.
Selain Amerika Serikat, beberapa negara seperti Inggris, Prancis, Australia, Selandia Baru, dan Jerman juga telah dan akan mengirim armada ke Laut China Selatan serta Pasifik.
India beberapa kali terlibat bentrok dengan China terkait isu perbatasan, termasuk baku hantam menewaskan puluhan tentara dari kedua pihak di Ladakh, Himalaya, tahun lalu. Namun dalam perkembangan terbaru, kedua pihak sepakat menarik kekuatan dari lokasi-lokasi sensitif guna meredakan ketegangan.
Seiring memanasnya konflik perbatasan dengan China, pemerintah India semakin dekat dengan AS. Pengerahan kapal perang dari berbagai negara ke Laut China Selatan bertujuan menentang klaim teritorial China atas perairan strategis itu.
Kelompok kapal induk AS dipimpin USS Ronald Reagan baru-baru ini memasuki Laut China Selatan untuk menjalankan misi rutin. Selain itu kelompok kapal induk Inggris dipimpin HMS Queen Elizabeth juga akan melakukan latihan perang di perairan Filipina bulan ini.
China menentang semua langkah yang bisa meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan, termasuk kehadiran kapal-kapal perang AS dan Inggris.