Giliran Brasil Serukan Militer Rusia Angkat Kaki dari Venezuela

Nathania Riris Michico
Militer Rusia. (FOTO: AFP)

BRASILIA, iNews.id - Menteri Luar Negeri Brazil, Ernesto Araujo, menyatakan militer Rusia harus meninggalkan Venezuela jika tujuan mereka adalah mempertahankan pemerintahan sayap kiri negara itu dalam kekuasaan. Pernyataan ini seolah menggemakan permintaan serupa yang diserukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dalam sebuah wawancara, Araujo mengatakan dirinya berharap Rusia akan mengakui bahwa menopang Presiden Nicolas Maduro hanya akan memperdalam keruntuhan ekonomi dan masyarakat Venezuela, dan bahwa satu-satunya jalan keluar dari krisis adalah mengadakan pemilu di bawah pemerintahan sementara yang dipimpin oleh pemimpin oposisi Juan Guaido.

"Jika ide mereka adalah mempertahankan Maduro lebih lama, itu berarti lebih banyak orang kelaparan dan melarikan diri dari negara itu, lebih banyak tragedi kemanusiaan di Venezuela," kata Araujo, seperti dilaporkan The Globe and Mail, Jumat (29/3/2019).

"Apa pun yang berkontribusi pada kelanjutan penderitaan rakyat Venezuela harus dihapus," sambungnya.

Menurut Araujo, kehadiran tentara Rusia di Venezuela merupakan tanda kelemahan Maduro.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
19 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal