Gencatan Senjata Berakhir Malam Ini, Sudan Makin Mencekam

Anton Suhartono
Gencatan senjata dua pihak bertikai di Sudan akan berakhir Minggu (30/4) malam (Foto: Reuters)

Sementara RSF menyebut pasukan pemerintah menggunakan artileri dan jet tempur menyerang posisinya di sejumlah lokasi di Provinsi Khartoum.

Pasukan tersebut merupakan divisi dengan jumlah personel yang banyak serta memiliki persenjataan lengkap yang berpengalaman berperang di berbagai konflik, seperti Darfur dan Pegunungan Nuba di Sudan selatan.

Negosiasi...

Negosiasi Masih Buram

Pemimpin militer Sudan Abdel Fattah Al Burhan menegaskan dia tidak akan pernah bernegosiasi dengan pemimpin RSF Mohamed Hamdan Dagalo alias Hemedti. Sebaliknya, Hemedti menegaskan dia hanya akan bernegosiasi setelah pasukan pemerintah menghentikan serangan.

Upaya untuk mendamaikan kedua pihak terus dilakukan Arab Saudi. Menteri Luar Negeri (Menlu) Pangeran Faisal bin Farhan bertemu utusan Burhan, Daffalla Al Haj Ali, di Riyadh.

"Menteri luar negeri menegaskan seruan Kerajaan untuk tenang, memprioritaskan kepentingan nasional dan menghentikan segala bentuk eskalasi militer," bunyi pernyataan Kemlu Saudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 hari lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

17 hari lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

18 hari lalu

Pria yang Viral Ngaku Tentara saat Ditegur Naik Motor di Trotoar Depok Minta Maaf

27 hari lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal