WASHINGTON, iNews.id - Rencana militer Amerika Serikat (AS) menyerang Yaman ternyata sudah bocor ke orang yang tidak berwenang untuk mengetahuinya. Seorang pemimpin redaksi majalah di AS mendapat pesan bahwa militer akan menyerang kelompok Houthi Yaman.
Serangan AS ke Yaman berlangsung pada 15 Maret dan masih terjadi sampai saat ini.
Pemimpin Redaksi Majalah The Atlantic Jeffrey Goldberg mengetahui rencana itu 2 jam sebelum serangan udara pertama dilakukan.
The Atlantic pada Senin (24/3/2025) menerbitkan artikel dari Goldberg, menggambarkan fakta mengejutkan bahwa dia dimasukkan dalam grup obrolan aplikasi Signal. Grup yang berisi beberapa menteri kabinet Presiden Donald Trump serta pejabat tinggi itu membahas aksi militer.
“Dunia mengetahui sesaat sebelum pukul 14.00 Waktu Timur, pada 15 Maret, Amerika Serikat mengebom target-target Houthi di seluruh Yaman,” kata Goldberg, di bagian awal artikelnya.