Gaza Butuh Dana Rp881 Triliun untuk Rekonstruksi, Ini Perinciannya

Anton Suhartono
Jalur Gaza membutuhkan biaya sangat besar untuk rekonstruksi akibat 2 tahun serangan Israel, yakni setidaknya 53 miliar dolar AS (Foto: AP)

"Kebutuhan jangka pendek diperkirakan sekitar 2,6 miliar dolar dan akan difokuskan pada pembangunan fasilitas pembelajaran sementara termasuk tenda dan bangunan prefabrikasi, reklamasi fasilitas pendidikan yang telah dialihfungsikan sebagai tempat penampungan bagi pengungsi internal (IDP) jika memungkinkan, penyediaan dukungan psikososial, dan penanganan kehilangan pembelajaran yang parah," bunyi pernyataan IRDNA.

Strategi pemulihan jangka menengah hingga panjang membutuhkan dana 1,2 miliar dolar dan berfokus pada pembangunan kembali fasilitas yang hancur, peningkatan infrastruktur digital, serta penguatan ketahanan sektor ini.

Menurut UNESCO, per Juli 2025, 97 persen sekolah mengalami kerusakan bangunan, dengan 518 dari 564 sekolah membutuhkan rekonstruksi penuh atau rehabilitasi total agar bisa berfungsi kembali.

Data PBB menunjukkan bahwa 17.237 siswa, 1.271 mahasiswa, dan 967 staf pendidikan tewas sejak awal serangan pada Oktober 2023, dengan hampir 660.000 anak masih tidak bersekolah.

IRDNA ​​memperkirakan, kebutuhan jangka pendek untuk sektor energi mencapai 365 juta dolar. Gaza membutuhkan setidaknya 322.000 liter bahan bakar setiap hari untuk pembangkit listrik tenaga diesel.

Generator untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan mendesak untuk perawatan kesehatan, air, dan produksi pangan.

Laporan menunjukkan bahwa sektor energi Gaza sudah terkendala karena terbatasnya impor listrik dan pembangkit listrik lokal yang kurang dari 35 persen dari permintaan, sehingga menyebabkan kekurangan yang meluas dan seringnya pemadaman listrik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Ungkap Masalahnya Bisa dari Usus!

57 tahun lalu

Sadis! Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, 6 Orang Tewas 10 Luka termasuk Anak-Anak

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Peran Indonesia di UNESCO bakal Makin Kuat

57 tahun lalu

Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal