Gara-Gara Penumpang Merokok dalam Kabin, Penerbangan yang Sudah Tertunda Makin Mundur dari Jadwal

Umaya Khusniah
Penumpang Australia dipaksa turun dari pesawat karena nekat menyalakan rokok dalam kabin. (Foto: TikTok/@sineadmerrett)

"Senang sekali, duduk di pesawat itu selama 11 jam. Terima kasih Tuhan kami sampai di Bali," komentar salah satu rekan penumpang.

Namun, tidak semua orang merasa perokok tersebut sepenuhnya salah.

"Beberapa dari kita mantan perokok dapat mengingat ketika seluruh bagian belakang pesawat adalah area perokok. Tidak pernah mengganggu siapa pun," kata seseorang. 

Setelah melewati penundaan yang sangat lama, para pengunjung liburan akhirnya mencapai tujuan mereka di Bandara Denpasar sekitar tengah malam pada Rabu (8/9/2022). Mereka telah menghabiskan waktu sekita 13 jam dari awal mereka naik pesawat. 

"Merokok, vaping, atau penggunaan rokok elektronik tidak diizinkan di pesawat Jetstar mana pun, di terminal bandara Australia, atau di landasan," kata juru bicara Jetstar dalam sebuah pernyataan. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Kemenhub Izinkan Fuel Surcharge Naik, Harga Tiket Pesawat ke Bali Tembus Rp2,38 Juta

Nasional
1 hari lalu

Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal gegara Hal Ini

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Rilis Aturan Pajak Rokok Baru, Kini Ada Porsi untuk Penegakan Hukum

Kuliner
6 hari lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal