Filipina Gelar Referendum di Wilayah Muslim Mindanao

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Masyarakat di Mindanao, Filipina Selatan, Senin (21/1/2019) yang sebagian besar pemeluk Islam, mengikuti referendum untuk menentukan otonomi atau tetap di bawah pemerintah pusat.

Sekitar 2,8 juta warga diperkirakan akan ambil bagian dalam referendum ini guna membentuk pemerintatahn otonomi daerah bernama Bangsamoro.

Sudah diperkirakan, referendum ini diprediksi berakhir dengan keputusan otonomi, di mana Bangsamoro akan memiliki kekuasaan eksekutif, legislatif, dan keuangan di Mindanao.

Wilayah tersebut merupakan jantung konflik selama 40 tahun di mana lebih dari 120.000 orang tewas akibat bentrokan kelompok militan yang menuntut kemerdekaan dengan pasukan pemerintah.

Namun, meskipun menyandang status otonomi, pemerintah pusat akan terus mengawasi bidang pertahanan, keamanan, kebijakan luar negeri, dan moneter, serta memberikan otoritas kepada Front Pembebasan Islam Moro (MILF), kelompok yang diperkirakan akan mendominasi pemerintahan dalam pemilihan yang digelar pada 2022.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal