Filipina Gelar Referendum di Wilayah Muslim Mindanao

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

"Kami yakin bahwa 'iya' akan menang. Jika tidak ada manipulasi, tidak ada intimidasi, akan ada penerimaan yang luar biasa," kata ketua MILF, Murad Ebrahim, merujuk kepada pilihan dalam referendum, kepada CNN Filipina, Senin (21/1/2019).

Hasil referendum akan diketahui pada Jumat mendatang.

Pekan lalu, Presiden Rodrigo Duterte meminta masyarakat Mindanao untuk mewujudkan perdamaian, melanjutkan pembangunan, serta menunjuk pemimpin lokal yang bisa mewakili dan memahami kebutuhan masyarakat muslim. Duterte pernah menjadi wali kota di Davao, daerah itu juga berada di Mindanao.

Sementara itu penggagas referendum mengatakan akan membahas langkah ke depan untuk menentukan pemerintahan termasuk kesejahteraan masyarakat, seperti lapangan kerja, pendidikan, dan pembangunan.

MILF dan pemerintah berharap otonomi akan mengarah pada investasi lebih besar dalam bidang infrastruktur dan sumber daya alam, serta memungkinkan perluasan ekspor buah dan nikel serta pengembangan industri kelapa sawit.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal