Ancaman orang dalam menjadi prioritas penegakan hukum terus-menerus setelah serangan 11 September 2001. Dalam banyak kasus, ancaman berasal dari pemain lokal yang diradikalisasi oleh kelompok Al Qaeda, ISIS, atau sejenisnya. Namun untuk kasus Biden, kondisinya jauh berbeda.
Ancaman terhadap pelantikan Biden dipicu oleh pendukung Trump, kelompok sayap kanan, supremasi kulit putih, dan kelompok radikal lainnya.
Mereka yakin tuduhan adanya kecurangan pilpres AS yang disampaikan kubu Trump benar. Klaim itu telah dibantah dalam berbagai proses pengadilan, termasuk Departemen Kehakiman dan pejabat dari Partai Republik.