Fakta-Fakta Penyiksaan Israel terhadap Aktivis GSF: Disetrum hingga Pelecehan Seksual

Anton Suhartono
Aktivis GSF dari berbabai negara mengungkap penyiksaan yang dilakukan tentara Israel selama penahanan (Grafis: iNews.id/AI)

Webb-Pullman menilai tindakan tersebut sangat tidak manusiawi, terlebih para aktivis datang untuk membantu warga Gaza yang membutuhkan bantuan medis dan kemanusiaan.

5. Tidak Diberikan Bantuan Medis

Meski banyak aktivis mengalami kekerasan, militer Israel disebut tidak memberikan bantuan medis apa pun.

“Banyak rekan medis saya mengalami kekerasan parah, dan dipaksa untuk merawat pasien di atas kapal tanpa dukungan medis dari IOF,” ujar Webb-Pullman.

6. Tahanan Arab Mengalami Penyiksaan Lebih Parah

Adrien Jouan mengatakan beberapa tahanan berlatar belakang Arab atau mereka yang tidak tampak seperti orang Eropa kulit putih mengalami perlakuan lebih keras.

“Beberapa orang Arab, atau beberapa yang tampak bukan orang Eropa kulit putih, dipukuli jauh lebih parah daripada saya, dan disiksa lebih parah,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal