Erdogan Dukung Perjuangan Ukraina Pertahankan Keutuhan Wilayah dari Serangan Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, duta besar Ukraina untuk Ankara mengatakan, Kiev telah meminta Turki untuk menutup Selat Bosphorus dan Dardanella bagi Rusia. Ukraina juga mengharapkan solidaritas dari Ankara dan sanksi terhadap Moskow.

Pada Kamis (24/2/2022) waktu setempat, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer terhadap Ukraina. Dalam pidato yang disiarkan televisi, pemimpin Rusia itu mengatakan, Republik Luhansk dan Donetsk—yang memproklamasikan kemerdekaan dari Ukraina—meminta bantuan Moskow untuk melawan agresi militer Kiev.

Putin pun berdalih, operasi militer tersebut untuk melindungi orang-orang, termasuk warga Rusia yang telah menjadi target “genosida” di Ukraina—sebuah tuduhan yang dipandang sejak lama oleh Barat sebagai propaganda absurd.

“Dan untuk itu, kami akan berjuang bagi demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina,” kata Putin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
3 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal