Elite Taliban Dikabarkan Terbelah, Ada Faksi Moderat dan Konservatif?

Ahmad Islamy Jamil
Para anggota Taliban mengambil alih Istana Presiden Afghanistan di Kabul, 15 Agustus 2021. (Foto: AP)

“Kami telah melihat selama bertahun-tahun bahwa meskipun ada perselisihan, sebagian besar Taliban tetap menjadi institusi yang kohesif… Dan bahwa keputusan besar tidak mendapat tekanan balik yang serius setelah fakta tersebut,” kata Wakil Direktur Program Asia di Wilson Center, Michael Kugelman. 

Wilson Center adalah lembaga think tank yang berbasis di Washington DC, AS.

“Saya pikir pertikaian internal saat ini dapat dikelola. Namun, Taliban akan berada di bawah banyak tekanan ketika mencoba untuk mengonsolidasikan kekuatannya, mendapatkan legitimasi, dan mengatasi tantangan kebijakan utama. Jika upaya tersebut gagal, kelompok yang tertekan ini dapat menghadapi pertikaian yang semakin serius,” ujar Kugelman.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal