Efisiensi Besar-besaran, Deplu AS Pecat Ribuan PNS

Anton Suhartono
Departemen Luar Negeri AS, Jumat (11/7), memecat lebih dari 1.300 PNS (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Gelombang PHK di institusi pemerintah Amerika Serikat (AS) berlanjut. Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, Jumat (11/7/2025), memecat lebih dari 1.300 pegawai negeri sipil dan pejabat dinas luar negeri.

Pemecatan ini bagian dari reorganisasi besar-besaran di bawah pemerintahan Trump.

Menurut CNN, mengutip pemberitahuan internal, PHK tersebut berdampak terhadap 1.107 PNS dan 246 pejabat dinas luar negeri. Pemberitahuan PHK dikirim melalui email.

Pejabat dinas luar negeri yang menerima pemberitahuan "Pengurangan Masa Jabatan (RIF)" akan diberikan cuti administratif selama 120 hari. Sementara PNS lainnya yang terkena PHL akan menerima cuti selama 60 hari.

Jumlah total PNS Deplu AS yang meninggalkan tugas, termasuk mengundurkan diri secara sukarela, diperkirakan akan mendekati 3.000 orang.

Menlu Marco Rubio pada Mei lalu mengumumkan rencana pengurangan pegawai secara besar-besaran. Dia menargetkan pengurangan jumlah PNS di dalam negeri sekitar 15 persen.

Para pengamat memperingatkan, pemangkasan jumlah PNS tersebut bisa merugikan kapasitas diplomatik AS di tengah krisis global di Ukraina, Jalur Gaza, dan Iran. Kecurigaan juga muncul karena pemangkasan itu menargetkan kantor-kantor yang berfokus pada hak asasi manusia (HAM), demokrasi, pengungsian, dan kejahatan perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!

57 tahun lalu

Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya

57 tahun lalu

Intimidasi Iran, Trump Sebut Rudal AS Jatuh hanya 60 Km dari Ibu Kota Teheran

57 tahun lalu

Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal