Efisiensi Anggaran, Hong Kong Bakal Pangkas 10.000 PNS

Anton Suhartono
Ilustrasi Hong Kong akan memangkas 10.000 PNS sebagai langkah efisiensi (Foto: AP)

Langkah tersebut bertujuan untuk mengeluarkan Hong Kong dari jurang defisit, diperkiraka akan pulih pada 2028. Namun, para pakar menilai, langkah yang diambil Chan ini tidak akan bisa memulihkan kondisi Hong Kong dalam 3 tahun.

Hong Kong diperkirakan akan kembali mengalami defisit pada tahun fiskal 2025/2026, dimulai pada 1 April mendatang, yakni sebesar 67 miliar dolar Hong Kong atau sekitar Rp141 triliun. Ini menjadi tahun keempat berturut-turut defisit anggaran yang dialami Hong Kong.

Sementara defisit untuk tahun fiskal saat ini mencapai 87,2 miliar dolar, jauh lebih tinggi dari perkiraan awal setahun yang lalu sebesar 48 miliar dolar.

Produk domestik bruto (PDB) Hong Kong diperkirakan tumbuh antara 2 hingga 3 persen pada 2025, terpukul oleh hambatan luar, termasuk memburuknya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Sementara pertumbuhan PDB pada 2024 mencapai 2,5 persen.

Chan mengatakan, kebijakan anggaran terbaru memprioritaskan pada konsolidasi fiskal, yakni mengurangi pengeluaran rutin pemerintah sebesar 7 persen dalam 3 tahun ke depan sambil mencoba meningkatkan pendapatan tanpa mengikis daya saing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

57 tahun lalu

555 PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Resmi Dilantik, Ini Pesan Basuki

57 tahun lalu

China Bangun 43.000 Pabrik Pintar, AI Jadi Syarat Wajib Industri Manufaktur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal