Duterte Rela Turun Jabatan Jadi Wapres Filipina, Sebut Ada Urusan yang Belum Kelar 

Anton Suhartono
Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan, Duterte tidak akan bekerja sama dengan ICC karena Filipina sudah menarik keanggotaan dari ICC.

Statuta Roma yang menjadi dasar pembentukan ICC memberikan yurisdiksi untuk menyelidiki kejahatan yang dilakukan di sebuah negara selama dia menjadi anggota.

Rumor yang berkembang Duterte ingin tetap berkuasa dan siap menjadi pendamping presiden. Pemilihan umum presiden dan wakil presiden di Filipina digelar terpisah.

Meskipun namanya terseret dalam tuduhan pelanggaran HAM, popularitas Duterte tetap tinggi. Hasil polling menunjukkan Duterte masih diminati menjadi pemimpin Filipina. 

Namun Duterte tak berambisi, melainkan ingin berbagi jabatan itu kepada sekutunya yang juga keponakan mantan Ibu Negara Imelda Marcos, Martin Romualdez. Duterte akan mendukung Romualdez jika dia mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

"Jika Romualdez mencalonkan, saya tidak. Jika tidak, saya (juga) keluar, mungkin," kata Duterte.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal