Duh! Muncul Lagi Varian Baru Covid Deltacron, Gabungan Delta dan Omicron

Ahmad Islamy Jamil
Model tiga dimensi virus corona atau Covid-19 (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Para peneliti di seluruh dunia berulang kali menemukan jenis baru Covid-19 ketika virus corona itu terus bermutasi dan menyebar.

Sebuah studi oleh para ilmuwan Prancis dari IHU Mediterranee Infection, menerbitkan sebuah studi pada Desember lalu yang menguraikan penemuan virus varian “IHU” baru. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan varian IHU tidak menjadi ancaman besar sejak pertama kali diidentifikasi.

Kasus “flurona” juga telah terdeteksi – ketika seseorang terinfeksi Covid-19 dan virus influenza pada saat yang bersamaan. Para ahli mengatakan, kasus flurona kemungkinan akan tumbuh karena varian omicron yang lebih menular melanjutkan penyebarannya yang cepat.

Namun, fenomena ini bukanlah hal baru, karena laporan koinfeksi berulang seamacam itu pada awal 2020. Kasus Covid-19 mencapai rekor jumlah tertinggi saat varian omicron menyebar sejak ditemukan.

Namun, angka kematian akibat varian itu tidak separah puncak wabah pada Januari 2021 lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal