Dubes Israel Klaim Dipermalukan Petugas Bandara karena Berasal dari Kaum Druze

Nathania Riris Michico
Pemimpin spiritual Druze Israel, Sheikh Muafak Tarif (tengah), tiba di Tel Aviv. (FOTO: AFP)

Tidak seperti warga negara Arab lainnya di Israel yang mungkin secara sukarela melayani, Druze harus patuh pada layanan wajib di militer atau polisi, bersama dengan warga Yahudi Israel.

Tak lama, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Minggu (4/8/2019) mencuit apresiasi mendalamnya atas karya Mansour yang mewakili Israel di Panama.

Tanpa menyebut-nyebut insiden itu, Netanyahu memuji komunitas Druze Israel sebagai "yang tersayang di hati kami".

Ribuan orang dari komunitas Druze yang berjumlah 130.000 turun ke jalan-jalan Agustus lalu untuk mengecam undang-undang yang menyatakan Israel sebagai negara bangsa orang-orang Yahudi. Alasannya, keputusan itu membuat mereka menjadi warga negara kelas dua.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Menteri Radikal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

Internasional
17 jam lalu

Partai Koalisi Israel Akan Bubarkan Parlemen, Nasib Netanyahu di Ujung Tanduk

Internasional
17 jam lalu

Uni Emirat Bantah Netanyahu Berkunjung Diam-Diam saat Perang Lawan Iran: Klaim Tak Berdasar!

Internasional
23 jam lalu

Diam-Diam Netanyahu Kunjungi UEA Bertemu Presiden MBZ saat Perang Iran Pecah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal