Dubes Israel Klaim Dipermalukan Petugas Bandara karena Berasal dari Kaum Druze

Nathania Riris Michico
Pemimpin spiritual Druze Israel, Sheikh Muafak Tarif (tengah), tiba di Tel Aviv. (FOTO: AFP)

"Pergilah ke neraka, saya merasa ingin muntah."

Diplomat veteran itu menyebut desanya merupakan rumah peringatan bagi tentara Druze yang tewas dalam pertempuran di bawah bendera Israel.

"Saya menyarankan agar Anda membawa penjaga keamanan Anda dan mereka yang bertanggung jawab atas pelatihan mereka untuk mengunjungi pemakaman ini dan mengajari mereka tentang pengorbanan diri dan rasa hormat," sambungnya.

Ketika keluhannya viral di media sosial, banyak yang memusuhi Mansour dan mengkritiknya.

Otoritas Bandara Israel menyatakan penjaga keamanan melakukan pekerjaan dengan semestinya.

"Pemeriksaan keamanan di Bandara Ben Gurion dilakukan terlepas dari agama, ras atau jenis kelamin," demikian pernyataan otoritas bandara.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal