Sebelumnya Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, serangan militernya terhadap fasilitas energi Ukraina selama beberapa pekan terakhir merupakan pembalasan. Sebelumnya Ukraina menggempur wilayah Rusia menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Inggris.
Ancaman terbaru dari Putin juga disampaikan saat Rusia mencapai kemajuan di medan pertempuran di Ukraina timur.
Kemhan Rusia menyatakan di Telegram, pasukannya telah merebut Desa Lozova di wilayah Kharkiv serta Krasnoye, atau disebut Sontsivka di Ukraina.
Rusia telah mempercepat kemajuan di seluruh Ukraina timur dalam beberapa bulan terakhir. Tujuannya merebut wilayah sebanyak mungkin sebelum Donald Trump dilantik pada Januari 2025.
Tentara Rusia mengklaim telah merebut lebih dari 190 permukiman Ukraina sepanjang 2024, sementara Ukraina berjuang untuk mempertahankan garis pertahanan di tengah kekurangan personel dan amunisi.
Trump berjanji akan segera mengakhiri konflik, tanpa mengusulkan syarat konkret untuk gencatan senjata atau kesepakatan damai.