Donald Trump Tak Suka Polisi Kunci Leher Tersangka Kejahatan

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Floyd meninggal setelah lehernya ditindih menggunakan lutut polisi Minneapolis, Derek Chauvin. Namun Chauvin tak mau melepaskan lututnya meski Floyd sudah berkata tak bisa bernapas.

Trump mengatakan kemungkinan akan membuat rekomendasi tegas mengenai penguncian leher ini.

Teknik ini efektif melumpuhkan, namun berisiko membunuh tersangka. Floyd bukan satu-satunya korban, ada beberapa pria kulit hitam lain yang meninggal setelah leher mereka dikunci polisi.

Beberapa kota di AS sudah melarang metode ini seperti New York dan Midwestern.

Soal kebrutalan polisi dalam menangani demonstran, Trump menilai bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan belas kasih namun tak mengenyampingkan ketegasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal