Donald Trump: Taiwan Harus Bayar AS untuk Pertahanan, Mereka Tak Beri Apa-Apa ke Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump. (Foto: Reuters)

Perdana Menteri Taiwan, Cho Jung Tai, menanggapi komentar Trump itu. Dia mengatakan Taiwan dan AS memiliki hubungan baik meski tidak ada ikatan formal, dan berdedikasi untuk memperkuat pertahanannya sendiri.

“Taiwan terus memperkuat anggaran pertahanannya dan menunjukkan tanggung jawabnya kepada masyarakat internasional,” katanya kepada wartawan di Taipei.

“Kami bersedia memikul lebih banyak tanggung jawab; kami membela diri dan memastikan keamanan kami,” ucapnya.

Taiwan selama ini dianggap Beijing sebagai bagian dari wilayah China. Selama empat tahun terakhir, negara pulau itu mengeluhkan aktivitas militer China yang makin meningkat di Selat Taiwan.

Washington DC dan Taipei tidak memiliki hubungan diplomatik atau militer resmi sejak 1979, ketika AS mengalihkan pengakuannya kepada Beijing dan mengakhiri perjanjian pertahanan bersama. Namun Presiden AS Joe Biden telah membuat marah pemerintah China dengan komentar-komentar yang tampaknya menunjukkan bahwa AS akan membela Taiwan jika pulau diserang Beijing.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Internasional
15 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
21 jam lalu

Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal