Donald Trump Menang Pilpres AS, Apa Dampaknya bagi Palestina?

Anton Suhartono
Kemenangan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat 2024 bisa menjadi kabar baik sekaligus kabar buruk bagi Palestina (Foto: AP)

Pencaplokan tanah Palestina yang diduduki berarti akan terus menghambat perjanjian damai yang sudah terkatung-katung selama puluhan tahun. Padahal, perjanjian damai menjadi kebutuhan yang semakin mendesak di tengah meruncingnya konflik.

"Ada banyak tekanan dari kubu Trump untuk mendukung rencana mengerikan Netanyahu guna mencaplok Tepi Barat atau sebagian besar Tepi Barat, yang berarti penghancuran total terhadap kemungkinan perdamaian atau apa yang disebut solusi dua negara," ujarnya.

Risiko kedua, lanjut dia, adalah membiarkan pembersihan etnis di Jalur Gaza, berlanjutnya genosida di kantong tersebut, serta perang di Lebanon.

“Ada banyak, banyak orang garis keras di kubu Trump yang sepenuhnya mendukung pemerintahan fasis dan partai-partai fasis di Israel,” ujar Barghouti.

Dia menegaskan, siapa pun yang duduk di Gedung Putih, rakyat Palestina tidak akan menghentikan perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal