Diveto Rusia dan China, Dewan Keamanan PBB Gagal Sahkan Resolusi soal Selat Hormuz

Anton Suhartono
Dewan Keamanan PBB gagal mengadopsi draf resolusi untuk membuka blokade Selat Hormuz (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Dewan Keamanan PBB gagal mengadopsi draf resolusi yang menyerukan langkah-langkah "pertahanan" terkoordinasi untuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Dalam voting, Selasa (7/4/2026) waktu New York, Rusia dan China menggunakan hak veto mereka sebagai anggota tetap.

Draf resolusi ini sejak awal ditentang oleh Iran yang menegaskan kendalinya atas jalur perairan penting bagi pasokan energi dunia itu setelah negaranya diserang Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Draf resolusi yang diusulkan oleh Bahrain itu didukung oleh 11 negara anggota Dewan Keamanan PBB, sementara Kolombia dan Pakistan abstain.

Draf resolusi mendorong negara-negara untuk mengoordinasikan upaya, yang bersifat defensif, sesuai dengan kondisi, untuk berkontribusi dalam memastikan keselamatan dan keamanan navigasi di Selat Hormuz. Langkah tersebut termasuk melalui pengawalan kapal tanker dan dagang.

Draf juga menyerukan negara-negara untuk mencegah upaya menutup, menghalangi, atau mengganggu navigasi internasional melalui Selat Hormuz.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal