Dikritik, PM Abe Bela Keputusannya Tutup Seluruh Sekolah di Jepang

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (FOTO: Kimimasa MAYAMA / POOL / AFP)

"Kami membuat keputusan ini karena kami menganggapnya sebagai tanggung jawab politik."

Pemerintah tidak dapat memerintahkan sekolah tutup, kekuasaan yang dimiliki dewan lokal. Namun pihak berwenang di banyak wilayah menyebut mereka tidak diajak berkonsultasi atau diperingatkan tentang keputusan tersebut.

"Ini berita mengejutkan," cuit Toshihito Kumagai, Wali Kota Chiba, timur Tokyo.

"Bagaimana orangtua yang pekerja medis atau melakukan pekerjaan lain yang mendukung pengelolaan masyarakat? Masyarakat bisa ambruk."

Gubernur Aichi Hideaki Omura mencuit bahwa dia "terpana" oleh keputusan tiba-tiba PM Abe, meskipun dia menyatakan mengerti mengapa langkah tersebut diambil.

"Semua warga Jepang harus berurusan dengan penyakit menular ini," kata dia.

"Ini pasti tekad kuat Perdana Menteri Abe dan dia akan bertanggung jawab."

Langkah ini memengaruhi sekolah dasar, sekolah menengah, dan sekolah menengah atas, tetapi klub setelah sekolah yang juga melayani anak-anak selama liburan akan tetap terbuka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal