"Baru saja kembali dari kunjungan ke Rumah Sakit Jinyintan, spesialisasi penyakit menular dan menjadi rujukan untuk mengobati kasus pertama di Wuhan. Ceritanya sangat mirip dengan apa yang saya dengar dari dokter ICU kami," kata anggota tim lainnya, Marion Koopmans.
Penyelidikan yang dipimpin WHO sempat terkendala izin masuk sehingga pelaksanaannya tertunda. WHO menyatakan, kunjungan tim akan dibatasi berdasarkan agenda yang sudah ditentukan oleh otoritas China.
Mereka juga tidak bisa melakukan kontak dengan masyarakat terkait pembatasan yang diberlakukan akibat lonjakan kasus virus corona di China.
Selain RS Jinyintan, tim juga akan mengunjungi pasar seafood yang menjadi awal mula wabah serta Institut Virologi Wuhan.