Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kepresidenan Bolivia Maria Nela Prada mengatakan, negaranya mendesak Israel untuk mengakhiri serangan di Jalur Gaza. Pemerintah Bolivia juga segera mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.
"Kami menuntut diakhirinya serangan di Jalur Gaza yang sejauh ini telah menyebabkan kematian ribuan warga sipil dan pengungsian paksa warga Palestina," kata Maria.
Bolivia pernah mengambil sikap yang sama pada tahun 2009 silam. Mereka memilih memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel. Hubungan kedua negara tersebut baru membaik sekitar tahun 2019.
Honduras menarik dubesnya untuk Israel, Roberto Martinez, Jumat, 3 November. Negara Amerika Latin tersebut mengutuk tindakan Israel yang disebutnya sebagai genosida dan pelanggaran serius lainnya terhadap hukum internasional di Jalur Gaza.
"Mengingat situasi kemanusiaan serius yang diderita penduduk sipil Palestina di Jalur Gaza, Pemerintahan Presiden Xiomara Castro de Zelaya memutuskan untuk segera memanggil Roberto Martinez – Duta Besar Republik Honduras di Israel – ke Tegucigalpa untuk berkonsultasi," kata Menteri Luar Negeri Enrique Reina di X atau sebelumnya Twitter, Sabtu, 4 November.