Demonstran Myanmar yang Tewas Ditembak Jadi 13 Orang, Terdengar Letupan Senjata Otomatis

Anton Suhartono
Demonstran Myanmar yang tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan, Rabu (3/3), menjadi 13 orang (Foto: Reuters)

Di Yangon, saksi mata mengatakan sedikitnya tiga orang tewas setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan menggunakan senjata otomatis pada sore hari.

"Saya mendengar banyak tembakan terus menerus. Saya berbaring di tanah, mereka terus menembak dan saya melihat dua orang tewas di tempat," kata demonstran, Kaung Pyae Sone Tun. 

Dia menambahkan, beberapa korban luka langsung dibawa demonstran lain ke rumah sakit.

Sementara dua orang tewas lainnya berada di Kota Mandalay. Dua korban tewas lainnya berada di Kota Hpakant dan satu di Myingyan.

Dengan demikian sedikitnya 35 demonstran tewas sejak kudeta penggulingan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

"Negara ini seperti Lapangan Tiananmen di sebagian besar kota besar," kata Uskup Agung Yangon, Kardinal Charles Maung Bo, dalam cuitan Twitter, merujuk pada demonstrasi berdarah di Beijing, China, yang dipimpin mahasiswa pada 1989.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

57 tahun lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal