Demonstran Bakar Gedung Parlemen Desak Presiden Mundur Pascapengesahan Anggaran

Arif Budiwinarto
Pengesahan anggaran baru di tengah pandemi Covid-19 memicu kemarahan publik luas. Mereka melampiaskannya dengan membakar sebagian gedung parlemen Guatemala. (foto: AFP)

Ketidakpuasan dan kemarahan rakyat Guatemala terhadap pemerintahan Giammattei dan parlemen dipicu oleh kurangnya sumber daya untuk memerangi pandemi Covid-19 serta pengesahan anggaran baru.

Parlemen Guatemala, yang didominasi oleh partai konservatif pro-pemerintah, minggu ini menyetujui anggaran hampir 13 miliar dolar AS, terbesar dalam sejarah negara itu.

Sebagian besar dana akan disalurkan ke infrastruktur yang terkait dengan bisnis besar, memicu kemarahan di negara di mana kemiskinan tersebar luas dan separuh anak di bawah lima tahun kekurangan gizi.

Ratusan warga Guatemala menggelar demo damai di depan Istana lama pemerintahan Guatemala. Mereka menuntut Presiden Alejandro Giammattei mundur dari jabatannya. (foto: AFP)

Parlemen Guatemala juga telah menyetujui 3,8 miliar untuk memerangi pandemi virus korona, tetapi kurang dari 15 persen dari dana itu telah diinvestasikan.

Melihat situasi dalam negeri yang tidak kondusif, Wakil Presiden Guatemala, Guillermo Castillo, mengatakan dirinya telah berbicara langsung dengan presiden mengenai kemungkinan mengabulkan desakan rakyat.

"Demi kebaikan negara, saya memintanya agar kami menyampaikan pengunduran diri kami bersama," kata Castillo.

Presiden dan Wapres Guatemala tak sejalan mengenai pemberantasan korupsi dan penanganan pandemi

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025: Skor Turun ke 34, Peringkat 109

Nasional
2 hari lalu

Noel Ebenezer Pelesetkan Lagu Iwan Fals Sindir KPK: Giliran Kelas Kakap Nggak Pernah Kau Tangkap

Nasional
3 hari lalu

Prabowo: Terlalu Banyak Kekayaan Negara Dicuri, Saya Tak akan Ragu Lawan Korupsi!

Nasional
3 hari lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news