Demi Jadi PM Belanda, Politikus Anti-Islam Geert Wilders Cabut Proposal Pelarangan Masjid

Anton Suhartono
Geert Wilders mencabut proposal yang diajukannya pada 2018 yang melarang masjid dan Alquran (Foto: Reuters)

Salah satu kubu yang diajak koalisi, Partai Kontrak Sosial Baru yang dipimpin Pieter Omtzigt, menyatakan kekhawatiran bahwa beberapa kebijakan Wilders melanggar UUD Belanda yang menjunjung tinggi kebebasan, termasuk kebebasan beragama.

Dalam sesi debat usai pemilu tahun lalu, Wilders mengatakan dirinya harus menarik proposal tahun 2018 agar bisa diterima.

“Terkadang saya harus menarik proposal dan saya akan melakukannya. Saya akan menunjukkan kepada Belanda, badan legislatif, partai Omtzigt, siapa pun yang ingin mendengarnya, bahwa kami akan menyesuaikan peraturan dengan konstitusi dan menjadikan proposal kami sejalan dengan konstitusi," katanya, saat itu.

PVV memenangkan 37 kursi majelis rendah parlemen dalam pemilu pada 22 November 2023, dari total 150 kursi yang diperebutkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku

57 tahun lalu

Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal