Dahsyatnya Badai Covid India, Pasien Sekarat pun Harus Antre Masuk RS hingga Meninggal

Anton Suhartono
Pasien sekarat pun harus menunggu atrean mendapat perawatan di RS Guru Teg Bahadur, New Delhi (Foto: Reuters)

"Orang-orang sekarat di depan rumah sakit, mereka harus menunggu ada tempat tidur," kata seorang pria.

Pemuda lain menumpahkan kemarahan kepada pemerintah yang dianggap tidak peka dengan kondisi.

"Inikah alasan kami memilih pemerintahan saat ini? Saat kami butuh, justru harus sendirian. Kemana orang miskin harus pergi," ujarnya.

Pakar kesehatan mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di India dipicu kelengahan saat musim dingin lalu. Saat itu penambahan kasus infeksi berada di kisaran 10.000 orang per hari, angka yang dianggap terkendali. Pemerintah pun mencabut pembatasan sehingga warga lalai dari penjagaan, termasuk menghadiri acara-acara keramaian tidak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker.

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menghadapi kritik karena mengizinkan kampanye politik dan festival agama Hindu. Jutaan orang melakukan ritual mandi di Sungai Gangga.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 WNA Ditemukan Terkapar di Apartemen Cengkareng Jakbar, 2 Tewas

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal