Covid Varian Delta Mulai Menyebar di Italia, Pemerintah Telanjur Cabut Aturan Wajib Masker

Antara
Ahmad Islamy Jamil
Pemandangan Kota Florence di Italia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

ISS menyatakan, survei mereka tidak mencakup kasus semua varian, melainkan hanya yang terdeteksi hari itu. Institusi itu menjelaskan, tidak ada temuan varian kappa pada hari itu meski sejumlah kasus disinyalir pada lain waktu.

Data ISS juga menuliskan, lonjakan varian gamma—yang pertama kali ditemukan di Brasil—naik dari 7,3 persen menjadi 11,8 persen dalam survei sebelumnya.

Italia sampai hari ini mencatatkan 127.587 kematian akibat Covid-19 sejak munculnya pandemi pada Februari tahun lalu. Jumlah tersebut menjadikannya yang tertinggi kedua di Eropa, setelah Inggris, dan tertinggi kedelapan di dunia. 

Adapun total kejadian infeksi Covid di Italia per hari ini sudah mencapai 4,26 juta kasus.

Studi yang dirilis di Inggris pada Juni menunjukkan, varian delta dapat meningkatkan dua kali lipat risiko rawat inap pada pasien dapripada varian lainnya yang dominan. Kendati demikian, dua dosis vaksin corona dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap varian India tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 hari lalu

Medina Dina Nyaris Terjebak Gelombang Panas Ekstrem saat Liburan di Italia

11 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

14 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

22 hari lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal