Jerman Bakal Larang Masuk Orang Inggris, Khawatir Penularan Covid Varian Delta

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi perjalanan kereta api lintas Eropa. (Foto: Ist.)

BERLIN, iNews.id Jerman akan melarang masuk orang Inggris yang datang dari negara-negara Uni Eropa. Larangan itu berlaku bagi setiap warga Inggris, terlepas apakah mereka sudah disuntik vaksin corona atau tidak. 

The Times pada Senin (28/6/2021) melaporkan, Kanselir Jerman berencana menetapkan Inggris sebagai “negara yang menjadi perhatian” karena meluasnya wabah Covid-19varian delta di negeri Ratu Elizabeth itu.

Menurut surat kabar itu, rencana tersebut akan dibahas oleh para pejabat senior Eropa dan pejabat negara di Komite Tanggap Krisis Politik Terpadu Uni Eropa. Rencana itu berkemungkinan akan ditentang oleh Yunani, Spanyol, Siprus, Malta, dan Portugal.

Kanselir Jerman Angela Merkel dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di Checkers minggu depan.

Sementara, Inggris berencana mengungkap rencana bulan depan untuk mengizinkan orang-orang yang divaksinasi lengkap bepergian tanpa batas ke semua negara, kecuali negara-negara dengan risiko Covid-19 tertinggi.

Covid varian delta, yang pertama kali terdeteksi di India, kini telah menyebar ke lebih dari 80 negara. Galur virus itu juga terus bermutasi saat menyebar ke seluruh dunia, menurut pantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pejabat WHO mengatakan, beberapa laporan telah menemukan bahwa galur virus itu juga menyebabkan gejala yang lebih parah. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi kesimpulan tersebut. WHO juga melacak laporan terbaru dari varian “delta plus”. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal