China Kembangkan Aplikasi Ponsel Pintar demi Pantau Muslim di Xinjiang

Nathania Riris Michico
Populasi etnis Uighurs di China mencapai 45 persen di Xinjiang. (FOTO: GETTY IMAGES/AFP)

Seorang anggota komite PBB mengatakan, dia prihatin dengan laporan bahwa China mengubah wilayah otonom Uighur menjadi suatu yang menyerupai kamp penahanan besar-besaran.

Sebuah investigasi BBC tahun lalu mengungkap apa yang tampak sebagai "struktur penjara besar" dibangun di Xinjiang dalam beberapa tahun terakhir.

China sendiri menyatakan bangunan itu adalah pusat pelatihan kejuruan yang digunakan untuk mendidik dan mengintegrasikan Muslim Uighur ke komunitas masyarakat China dan menjauhkan mereka dari separatisme dan ekstrimisme.

"Semua orang dapat melihat bahwa orang-orang dari semua etnis di Xinjiang hidup dan bekerja dalam kedamaian dan kepuasan dan menikmati kehidupan yang damai dan maju," kata Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
11 jam lalu

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

2 hari lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

5 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

5 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal