China Kembangkan Aplikasi Ponsel Pintar demi Pantau Muslim di Xinjiang

Nathania Riris Michico
Populasi etnis Uighurs di China mencapai 45 persen di Xinjiang. (FOTO: GETTY IMAGES/AFP)

"IJOP adalah salah satu sistem pengawasan massa paling mengganggu di dunia," kata Peneliti senior China dari HRW, Maya Wang, seperti dilaporkan BBC, Jumat (3/5/2019).

"Sistem ini mengumpulkan informasi dari pos-pos pemeriksaan di jalan, pompa bensin, sekolah, menarik informasi dari fasilitas ini dan memantau perilaku "tak biasa" mereka yang memicu peringatan kepada pihak berwenang."

Aplikasi ini diperoleh dan dianalisis oleh HRW dalam kerja sama dengan Cure53, sebuah perusahaan keamanan berbasis di Berlin, Jerman.

Selain operasi di Xinjiang, China juga memiliki 170 juta kamera pengawas atau CCTV di seluruh penjuru negeri dan jumlahnya diperkirakan melonjak menjadi 400 juta kamera pada 2020.

"Semua ini adalah bagian dari tujuan China untuk membangun apa yang disebutnya jaringan pengawasan kamera terbesar di dunia".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
7 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal