China Beri Nama Baru Wilayah Perbatasan Sengketa, India Murka

Ahmad Islamy Jamil
Tentara India berpatroli dengan kendaraan lapis baja di wilayah Ladakh, perbatasan negara itu dengan China. (Foto: Reuters)

Sementara itu Juru Bicara Kemlu China, Zhao Lijian mengatakan, Tibet Selatan berada di Daerah Otonomi Tibet China. Secara historis, itu adalah wilayah China. Dia menegaskan, penggantian nama tersebut masuk berada dalam lingkup kedaulatan China.

Selama berabad-abad, kekuasaan di Tibet telah berganti-ganti antara kemerdekaan dan kontrol di bawah China. 

Beijing mengesahkan Undang-Undang Perbatasan Darat China pada Oktober lalu. UU itu mulai berlaku pada 1 Januari 2022. India menilai keberadaan UU baru itu sebagai penguatan posisi Beijing terhadap wilayah yang disengketakan.

Undang-undang itu menyebutkan, kedaulatan dan integritas teritorial China “suci dan tidak dapat diganggu gugat”. Hal itu memungkinkan Beijing untuk mengambil langkah-langkah tegas untuk menjaga integritas teritorial dan batas-batas tanah tersebut, serta menjaga dan memerangi setiap tindakan yang merusak kedaulatan teritorial dan batas-batas tanah itu.

India mengingatkan, penerapan UU itu secara sepihak oleh China dapat membuat situasi di perbatasan kedua negara makin panas.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
19 jam lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Nasional
22 jam lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
3 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal