China Bangun Kamp-Kamp Rahasia untuk 'Mendidik' Muslim Uighur

Nathania Riris Michico
Bendera Cina berkibar di atas sebuah masjid yang ditutup di Kota Kashgar, Xinjiang.

Xiamuxinuer Pida (66) adalah mantan insinyur yang berpendidikan tinggi dan lama mengabdi di sebuah perusahaan BUMN China. Dia kembali ke Xinjiang pada 2 Juni lalu.

Xiamuxinuer Pida. (Foto: doc. pribadi)

Namun, karena Xiamuxinuer tak kunjung memberi kabar, Reyila menelepon untuk mengecek apakah ibunya sudah sampai rumah dan baik-baik saja. Kabar yang diterima Reyila singkat dan menakutkan.

"Dia memberitahu saya bahwa polisi menggeledah isi rumah," kenang Reyila.

Tampaknya justru Reyila yang menjadi sasaran penyelidikan.

Xiamuxinuer mengatakan, Reyila harus mengirim salinan dokumen-dokumennya, antara lain alamatnya di Inggris, salinan paspor Inggrisnya, nomor ponselnya di Inggris, dan informasi mengenai jurusannya saat berkuliah.

Kemudian setelah memaparkan semua instruksi melalui layanan pesan singkat, Xiamuxinuer mengatakan sesuatu yang membuat Reyila merinding.

"Jangan pernah menelepon ibu lagi. Jangan pernah," ujar Reyila, meniru perkataan Xiamuxinuer.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Bus Ngebut Tabrak Bokong Truk, 13 Penumpang Tewas

57 tahun lalu

Menlu Iran Araghchi Ditolak Masuk AS, Batal Ikut Sidang Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Korban Tewas Ledakan Tembang Batu Bara China Jadi 90 Orang, Xi Jinping Beri Instruksi Keras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal