China Bangun Kamp-Kamp Rahasia untuk 'Mendidik' Muslim Uighur

Nathania Riris Michico
Bendera Cina berkibar di atas sebuah masjid yang ditutup di Kota Kashgar, Xinjiang.

Kondisi itu membuat identitas komunitas Muslim Uighur menjadi sasaran kecurigaan. Apalagi ada sejumlah laporan kredibel bahwa ratusan orang Uighur bertolak ke Suriah untuk bertempur bersama beragam kelompok milisi.

Kini sudah menjadi pemandangan umum ketika warga Uighur digeledah di jalan-jalan dan pos-pos pemeriksaan kendaraan, sementara warga etnik Han kerap lolos dari pengecekan serupa.

Lebih jauh, warga Uighur dikenai pelarangan perjalanan, baik di dalam Xinjiang maupun ke luar wilayah tersebut. Bahkan ada perintah resmi yang memaksa warga Uighur menyerahkan paspor ke polisi untuk "diamankan".

Soal agama, para pejabat Pemerintah Uighur dilarang mempraktikkan rukun Islam, baik beribadah di masjid maupun berpuasa saat Ramadan.

Lantaran semua langkah ini sudah ditempuh, mungkin tak mengherankan apabila China mendirikan kamp-kamp penahanan—solusi lebih keras untuk memperlakukan warga Uighur yang dianggap tidak setia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

3 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

6 jam lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

17 jam lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal