California Babak Belur Hadapi Covid-19, Pejabat: Virus Kini Ada di Setiap Tempat

Anton Suhartono
California kembali memberlakukan lockdown akibat lonjakan kasus virus corona (Foto: Reuters)

Los Angeles menjadi penyumbang tertinggi yakni mengalami penambahan 10.000 kasus baru Covid-19 dalam sehari.

Para pejabat menduga lonjakan infeksi merupakan dampak dari liburan Thanksgiving, membuat hunian rawat inap rumah sakit meningkat. Satu warga Los Angeles meninggal setiap 20 menit akibat Covid-19.

Direktur kesehatan masyarakat Los Angeles Barbara Ferrer bahkan menangis saat berbicara tentang jumlah korban meninggal yang tak terhitung, lebih dari 8.000 kasus.

Selain itu San Francisco juga mencatat peningkatan kasus infeksi rata-rata, melonjak dari 15 menjadi 30 per 100.000 penduduk sejak liburan Thanksgiving. Sementara San Diego yang berbatasan dengan Meksiko mencatat lebih dari 1.000 kasus setiap hari.

"Ini adalah momen paling menantang sejak awal pandemi. Kehidupan berada dalam keseimbangan. Nyawa akan terus berjatuhan kecuali kita melakukan sesuatu lebih dari yang pernah kita lakukan," kata Gubernur California Gavin Newsom, dikutip dari The Guardian, Minggu (13/12/2020). 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 

57 tahun lalu

Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal