Bos Twitter Jack Dorsey Sebut Penghapusan Akun Donald Trump Sudah Tepat, tapi 

Anton Suhartono
Jack Dorsey (Foto: Reuters)

SAN FRANCISCO, iNews.id - CEO TwitterJack Dorsey menyebut penghapusan akun Donald Trump terkait kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu sebagai keputusan tepat. Hanya saja dia menegaskan, keputusan itu merupakan preseden berbahaya.

Twitter pekan lalu menghapus akun Trump yang memiliki 88 juta follower dengan alasan cuitan-cuitan berisiko memicu kekerasan lebih lanjut setelah serangan yang menewaskan lima orang itu.

"Harus mengambil tindakan yang memecah percakapan publik ini," ujarnya, dikutip dari Reuters, Kamis (14/1/2021). 

"Mereka memecah belah kita. Mereka membatasi dari potensi untuk melakukan klarifikasi dan sebagai pembelajaran, preseden yang menurut saya berbahaya. Kekuatan yang dimiliki individu atau perusahaan atas bagian dari pembicaraan publik global."

Dalam thread-nya, Dorsey mengatakan meskipun tidak senang dengan keputusan tersebut, dampak negatif dari pernyataan Trump tetap harus ditangkal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

1 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

1 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal