Biaya Hidup Tinggi, Kampus di Inggris Kurangi Jam Kuliah agar Mahasiswa Bisa Kerja

Muhammad Fida Ul Haq
Kampus di Inggris mengurangi jadwal kuliah agar mahasiswa bisa bekerja (Foto: Reuters)

Di kampus Coventry University di Dagenham dan Greenwich, mahasiswa diajar selama dua setengah hari dalam seminggu.

"Model ini sepenuhnya berkaitan dengan masalah biaya hidup," kata Wakil Rektor John Dishman,

Demikian juga di kampus Coventry dan Scarborough, kuliah dan seminar diadakan pada pagi hari atau sore. Mahasiswa bisa bekerja di tengah hari.

Menurut, Advance HE dan Institut Kebijakan Pendidikan Tinggi (HEPI), lebih dari tiga perempat dari 10.000 responden mengatakan kesulitan mencari uang jadi alasan drop out kuliah.

"Peningkatan proporsi mahasiswa yang merasa terpaksa melakukan begitu banyak jam pekerjaan berbayar sehingga studi mereka mungkin menderita adalah tantangan yang sangat akut," kata Nick Hillman, direktur HEPI.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal