Biaya Hidup Tinggi, Kampus di Inggris Kurangi Jam Kuliah agar Mahasiswa Bisa Kerja

Muhammad Fida Ul Haq
Kampus di Inggris mengurangi jadwal kuliah agar mahasiswa bisa bekerja (Foto: Reuters)

Universitas De Montfort di Leicester menguji jadwal baru. Alih-alih mempelajari empat modul sekaligus, dengan sekitar dua jam pengajaran setiap minggunya, mahasiswa mempelajari satu modul selama tujuh minggu.

"Perubahan ini memungkinkan jadwal yang lebih kompak dan ini lebih sesuai dengan kehidupan mahasiswa," kata Wakil Rektor Prof Katie Normington

Kebijakan ini juga menguntungkan mahasiswa yang rumahnya jauh. Mereka bisa menghemat biaya menginap di apartemen dekat kampusnya karena biaya sewa tinggi.

"Jika mereka harus melakukan perjalanan ke kampus, lebih mudah dan lebih murah melakukannya beberapa kali seminggu daripada empat atau lima kali untuk satu jam di sana-sini," katanya.

Jadwal serupa sudah berlaku di universitas-universitas seperti Sunderland, London Anglia Ruskin University, dan 16 kampus di seluruh Inggris. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal