Benarkah Iran Bikin Senjata Nuklir? Ini Jawaban Terbaru Bos IAEA

Anton Suhartono
Bos IAEA Rafael Grossi menegaskan tak ada indikasi Iran mengembangkan senjata nuklir sebelum serangan Israel dan AS (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Bos Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi menegaskan tidak ada indikasi Iran akan membuat senjata nuklir sebelum Israel melancarkan serangan pada 13 Juni lalu. Bahkan Amerika Serikat (AS) membantu serangan Israel tersebut pada 22 Juni, menargetkan tiga fasilitas nuklir, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Dalam program "Face the Nation with Margaret Brennan" di CBS News, Grossi menegaskan IAEA membantah adanya tekanan untuk mengatakan apakah Iran memiliki senjata nuklir atau hampir memiliki senjata pemusnah massal tersebut sebelum serangan terjadi.

“Kami tidak melihat program yang mengarah ke sana (senjata nuklir), tetapi pada saat yang sama, mereka (Iran) tidak menjawab pertanyaan yang sangat, sangat penting,” ujarnya.

Grossi menegaskan, lembaganya perlu diberi akses oleh Iran untuk menilai aktivitas nuklir. Iran telah menghentikan kerja sama dengan IAEA dan melarang masuk Grossi.

Dia membenarkan bahwa Iran telah memberikan informasi kepada badan pengawas nuklir PBB yang dipimpinnya hingga serangan Israel dan AS baru-baru ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Heboh! Mobil Bermesin Pesawat Bom Nuklir Nyaris Dilelang, Tenaganya Tembus 6.930 Tenaga kuda

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal